Open top menu
Rabu, 23 April 2014
no image

Sistem informasi manajemen Di era modern saat ini, kita tidak bisa dihindarkan oleh kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat berkembang di semua aspek kehidupan. Salah satunya adalah dibidang bisnis baik dalam perusahaan atau yang lainnya.

Dalam perusahaan sangat dibutuhkan adanya sistem manajemen informasi (SIM), karena kini manajer perusahaan sudah mulai mendapatkan masalah yang rumit. Dengan adanya SIM, perusahaan akan mengetahui informasi tentang keadaan perusahaan pada masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Dengan demikian, seorang manajer akan bisa mengambil keputusan untuk kemajuan perusahaannya dengan adanya SIM yang menjelaskan informasi penting tersebut. Dengan adanya informasi yang belum tertib dan masih bercampur baur, itu akan sangat sulit untuk dicerna dan disimpulkan mana yang dibutuhkan oleh perusahaan, maka dari itu, muncullah sistem informasi manajemen untuk mengatasi hal ini, yaitu perangkat khusus yang bisa menertibkan informasi tersebut.

Seorang manajer akan membutuhkan sistem lebih tepatnya SIM untuk mengumpulkan dan memprosesnya menjadi sebuah informasi untuk keperluan manajerial bagi perusahaannya. Manfaat SIM adalah untuk meningkatkan manajemen yang didasarkan informasi yang telah diproses dari data secara sempurna dengan alat-alat yang canggih. Peranan informasi dalam perusahaan akan sangat menentukan suatu keputusan yang diambil seorang manajer. Peranan tersebut meliputi, peranan interpersonal, informasional, dan peranan pengambilan keputusan.
Read more
no image

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Masalah
Di era globalisasi peranan TI menjadi semakin penting digunakan untuk mengungkapkan data dan fakta menjadi sebuah informasi yang bisa dimanfaatkan. Kontribusi TI tidak terlepas dari suatu tanggung jawab agar data dan fakta pendidikan dapat dikumpulkan, dikelola, disimpan, diteliti, dibuktikan dan disebarkan agar masyarakat mendapatkan informasi penting dengan benar secara efektif dan efisien. TI pada hakikatnya adalah alat untuk mendapatkan nilai tambah dalam menghasilkan suatu informasi yang cepat, lengkap, akurat, transparan dan mutakhir. Salah satu manfaat yang dapat dirasakan dalam kontribusi TI adalah teknologi internet. Internet sebagai media informasi telah memberikan peluang bagi setiap orang.
Dulu kegiatan ekonomi dilakukan dengan sangat sederhana. Seperti contohnya adanya sistem barter yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari- hari. Akan tetapi dengan berkembangnya kegiatan ekonomi, tujuan kegiatan ekonomi pun berubah, yang semula diliakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, kini kegiatan ekonomi dilakukan untuk memperoleh keuntunga. Perkembangan ekonomi yang semakin maju menjadikan masalah- masalah dalam perekonomian pun menjadi semakin kompleks. Oleh karena itu, dalam makalah ini saya akan membahas tentang perdagangan bebas dan globalisasi.




BAB II
PEMBAHASAN

1. Pengertian dari teknologi informasi

Informasi adalah benda abstrak yang dapat dipergunakan untuk mencapai tujuan positif dan atau sebaliknya. Informasi dapat mempercepat atau memperlambat pengambilan keputusan. Dengan demikian informasi memiliki kekuatan, baik yang membangun maupun yang merusak. Dalam prakteknya, informasi dapat disajikan dalam berbagai bentuk lisan (oral), tercetak (printed), audio maupun audio visual gerak yang masing-masing memiliki ciri khas, kelebihan dan kekurangan. 
Dalam pngertian yang sederhana menurut J.B Wahyudi teknologi informasi dapat diartikan sebagai “Teknologi informatika yang mampu mendukung percepatan dan peningkatan kualitas informasi yang tidak terbatasi oleh ruang dan waktu. Kalimat tersebut lebih mengarah pada kedudukan teknologi informasi secara fungsional, yakni mempercepat akses informasi dan meningkatkan kualitas nformasi.
Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan secara sederhana bahwa teknologi informasi merupakan seperangkat fasilitas yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak yang dalam prakteknya diarahkan untuk mendukung dan meningkatkan kualitas informasi yang dibutuhkan oleh setiap lapisan masyarakat secara cepat dan berkualitas. Berkat teknologi informasi inilah, informasi yang ada disetiap tempat pada detik yang sama dapat dipantau di tempat lain meskipun tempat itu berada dibelahan bumi yang lain, atau bahkan diruang angkasa sekalipun.
Teknologi indormasi yang difungsikan untuk layanan informasi kepada masyarakat memungkinkan terjadinya pertukaran informasi dalam waktu seketika tanpa dapat dibatasi oleh ruang dan waktu. Hal ini tentu akan sangat mendukung suatu disiplin ilmu atau suatu jenis pekerjaan yang memerlukan kecepatan akses informasi seperti jurnalistik aatau ekonomi. Jurnalistik merupakan jenis kerja yang mengutamakan aktualitas?kecepatan, sedangkan pada bidang ekonomi/bisnis percepatan nformasi akan membawa pengaruh terhadap perolehan profit atau sebaliknya. Sudah terbukti secara nyata bahwa bidang pembangunan, perekonomian,bisnis dan bidangn lainya tidak akan mengalami kemajuan tanpa diimbangi dengan pencapaian kemajuan dibidang tek Pengenalan Teknologi informasi (TI), diharapkan dapat membuat perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk TI. Melalui perangkat Teknologi informasi, kita bisa mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif. TI akan memudahkan kita, mendapatkan ide dengan cepat dan bertukar pengalaman dari berbagai kalangan. Dengan demikian, diharapkan dapat mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga kita dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan TI secara tepat dan optimal, termasuk implikasinya di masa yang akan datang.

2. Tujuan Mempelajari Teknologi Informasi
a.      Menyadarkan kita akan potensi perkembangan Teknologi informasi yang terus berubah sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
b.      Memotivasi kemampuan  kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan TI, sehingga bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
c.       Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi informasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari hari.
d.     Mengembangkan kemampuan belajar berbasis TI, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
e.      Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan Teknologi informasi  untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari-hari.
3. Perdagangan Bebas
Perdagangan bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu penjualan produk antar negara tanpa pajak ekspor-impor atau hambatan perdagangan lainnya. Perdagangan bebas dapat juga didefinisikan sebagai tidak adanya hambatan buatan (hambatan yang diterapkan pemerintah) dalam perdagangan antar individual-individual dan perusahaan-perusahaan yang berada di negara yang berbeda. Perdagangan Internasional sering dibatasi oleh berbagai pajak negara, biaya tambahan yang diterapkan pada barang ekspor impor, dan juga regulasi non tarif pada barang impor. Secara teori, semua hambatan-hambatan inilah yang ditolak oleh perdagangan bebas. Namun dalam kenyataannya, perjanjian-perjanjian perdagangan yang didukung oleh penganut perdagangan bebas ini justru sebenarnya menciptakan hambatan baru kepada terciptanya pasar bebas. Perjanjian-perjanjian tersebut sering dikritik karena melindungi kepentingan perusahaan-perusahaan besar. Berbicara Masalah Perdagangan Di Indonesia Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, Standar Nasional diperlukan untuk menerapkan persaingan sehat antara produk impor dan produk dalam negeri.  "Jadi tidak sembarang produk murah bisa masuk, kualitas barang juga yang masuk juga harus dijaga," ujarnya di Departemen Perdagangan, Jakarta.
Selain itu Indonesia juga akan tegas menindak persaingan tidak sehat yang mungkin terjadi. "Instrumen safeguard dan anti dumping sudah disepakati dalam perjanjian," kata Mari. Tiga langkah tersebut juga telah disepakati oleh kalangan pengusaha dalam rapat terbatas Departemen Perdagangan dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). "Kami sudah bicara dan mereka minta kita melakukan pengamanan,". Menurut dia, Indonesia tidak mampu mengalahkan Cina dalam produk manufaktur karena negeri Tiongkok tersebut memproduksi barang dalam skala yang jauh lebih besar dari Indonesia. "Mereka sangat kuat di manufaktur. Susah kita bersaing karena skala produksi kita kalah dari mereka".
Meski demikian Mari optimistis perdagangan bebas ASEAN-Cina mampu mendongkrak ekspor Indonesia ke Cina terutama untuk komoditi minyak gan gas. Selain itu ekspor produk nonmigas seperti minyak sawit mentah (crude palm oil /CPO) dan batu bara juga akan meningkat, karena permintaan dari Cina terus meningkat. "Keunggulan kita memang lebih ke sumber-sumber alam," kata dia.
4. Peranan teknologi informasi di era pasar bebas

Teknologi informasi sekarang ini berkembang dengan pesat. Pemanfaatan teknologi informasi ini sekarang sudah mencapai berbagai macam bidang kehidupan masyarakat kita. Seseorang yang masih awam akan teknologi informasi akan di cap kuno, oleh karenanya pengenalan akan teknologi sekarang ini sudah tidak hanya oleh kalangan terpelajar saja, tapi anak-anak dan orang tua pun sekarang ini seolah-olah tidak mau ketinggalan terus mempelajari teknologi informasi yang ada.
Teknologi Informasi dibuat untuk memudahkan para penggunanya dalam mencatat suatu transaksi,  menyimpannya dalam bentuk data, mentransformasikannya menjadi informasi dan menyebarkannya kepada para pemakai informasi. Dalam dunia bisnis teknologi informasi mempunyai dampak yang besar, misalnya:
suatu transaksi bisnis yang dicatat secara on-line, akan diolah dan pada saat yang hampir bersamaan (real-time) hasil pengolahan atau informasinya dapat dilihat, seperti yang lazim dilakukan para nasabah bank pada saat melakukan transaksi pada ATM (automated teller machine).  Pada saat ini informasi menjadi hal yang sangat penting dalam kegiatan bisnis, dengan dukungan teknologi informasi, informasi semakin mudah diperoleh tanpa dibatasi ruang dan waktu. Bahwa menjelang abad ke 21 negara-negara dan perusahaan-perusahaan yang unggul adalah mereka yang sejak awal sudah menerapkan teknologi informasi sebagai alat untuk berkompetisi. Teknologi informasi sudah menjadi senjata (alat) dalam proses bisnis perusahan yang dapat membuat aliran informasi berjalan secara cepat secara internal maupun eskternal. Teknologi informasi memiliki banyak peranan dalam membantu manusia dan memecahkan masalah. Diantaranya membantu manusia dalam : meningkatkan produktivitas, meningkatkan efektivitas, meningkatkan efisiensi, meningkatkan mutu, meningkatkan kreativitas, Problem solving (pemecahan masalah). Teknologi infrormasi banyak membantu manusia dalam mengenali dan memecahkan masalah. Kegunaan utama teknologi infrormasi adalah membantu dalam pemecahan masalah dengan kreativitas tinggi dan membuat manusia semakin efektif dalam memanfaatkannya. Tanggung jawab pemakai teknologi informasi akan memberikan peran yang penting dalam memaksimalkan kinerja teknologi informasi, Peran TI dalam bidang ekonomi sangat tidak mungkin untuk dihindari. Dalam dunia ekonomi, teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan zaman.  Dalam bidang ekonomi,peranan Teknologi informasi sangat diperlukan.
5. Analisis
Keadaan masyarakat pada era globalisasi sekarang ini, cenderung tidak dapat di pisahkan dengan teknologi informasi yang ada. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi, memudahkan masyarakat dalam menjalin hubungan secara global. Karena teknologi yang cukup canggih saat ini, sudah memungkinkan masyarakat untuk merambah dunia internasional dengan adanya fitur-fitur Penunjang komunikasi, dan mendapatkan banyak keuntungan-keuntungan yang bisa diterapakan dalam dunia usahanya.
Dalam zaman modernisasi ini, pemasaran produk adalah salah satu hal penting yang dapat menunjang kesuksesan kita dalam berbisnis, dalam dunia marketing, periklanan atau promosi adalah hal yang wajib yang harus diutamakan. Oleh karena itu, dengan kemjuan teknologi komunikasi dan informasi semua itu akan lebih mudah diciptakan oleh para pedagang.


BAB III
KESIMPULAN
1. Kesimpulan
Teknologi informasi dan ekonomi terus berkembang, bahkan dewasa ini berlangsung dengan pesat. Perkembangan itu bukan hanya dalam hitungan tahun, bulan, atau hari, melainkan jam, bahkan menit atau detik, terutama berkaitan dengan Teknologi informasi yang ditunjang dengan teknologi elektronika. Pengaruhnya meluas ke berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang ekonomi. Pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat ini memberikan dampak positif dan dampak negatif. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak positif dengan semakin terbuka dan tersebarnya informasi dan pengetahuan dari dan ke seluruh dunia menembus batas ruang dan waktu. Dampak negatifnya yaitu terjadinya perubahan nilai, norma, aturan, atau moral kehidupan yang bertentangan dengan nilai, norma, aturan, dan moral kehidupan yang dianut masyarakat. Menyikapi keadaan ini, maka peran ekonomi sangat penting untuk mengembangkan dampak positif dan memperbaiki dampak negatifnya. ekonomi tidak antipati atau alergi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun sebaliknya ekonomi menjadi subyek atau pelopor dalam pengembangannya

 

DAFTAR PUSTAKA
1. http://fathiyahwardah.blogspot.com/2012/11/dampak-teknologi-informasi-dan.html
http://jefferyyonas.blogspot.com/2013/01/dampak-perkembangan-teknologi.html

2. http://www.lib.itb.ac.id/: http://www.lib.itb.ac.id/~mahmudin/e-list/Indonesia-ICT-paper.pdf
Read more
Selasa, 04 Maret 2014
no image

BAB I: Keutamaan-Keutamaan Membaca Al-Qur’an, Surat-Surat Dan Ayat-Ayat Tertentu



 A. Sebagian orang berpendapat bahwa membaca Al-Qur’an tanpa memahami maknanya itu adalah sia-sia dan tidak berfaedah dan juga tidak berpahala. Apakah ini benar?

1. Dari Abi Umamah ra. Aku mendengar dari Rasulullah saw beliau bersabda: “Bacalah al-Qur’an karena sesungguhnya al-Qur’an akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat kepada para pemiliknya”. (HR. Muslim)

Dalam hadist ini, Nabi SAW menyuruh untuk membaca Al-Quran dan TIDAK MEMERINTAHKAN UNTUK MENAFSIRKAN DAN MENERJEMAHKAN. Maka membaca itu sendiri merupakan ibadah yang pembacanya akan diberi pahala dan berhak  mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW di hari kiamat.

2. Rasulullah saw bersabda: “Sebaik-baiknya orang  diantar kamu sekalian adalah orang yang membaca dan mengamalkan al-Qur’an”. (HR. Bukhari)

Hadits ini menunjukkan bahwa barang siapa yang mempelajari Al-Qur’an telah menjadi sebaik-baik manusia. Dan sudah diketahui dalam agama kita bahwa barang siapa yang mulai belajar membaca Al-Qur’an dan tidak mengetahui tafsirnya ataupun maknanya, bahkan kesulitan sekalipun hanya dalam membacanya saja, maka yang demikian itu sudah menjadi sebaik-baik manusia, ini menunjukkan bahwa membaca Al-Qur’an saja bukanlah merupakan hal yang sia-sia melainkan merupakan suatu ibadah yang mendapatkan pahala.
Read more
Selasa, 25 Februari 2014
no image



JUAL BELI BARANG DENGAN KADAR YANG TIDAK SAMA
Makalah ini disampaikan untuk memenuhi tugas individu mata kuliah
HADIS EKONOMI
Dosen Pembimbing:
Wahyu Abdul Jabar, M. HI
Disusun Oleh:
Muhammad Faix Fauzi (1288514)
PRODI: EKONOMI SYARI’AH
JURUSAN: SYARI’AH


 







SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
JURAI SIWO METRO
T.A 2013/2014




KATA PENGANTAR

Puji syukur  kami  panjatkan kehadirat Tuhan Yang  Maha Esa. Yang telah melimpahkan nikmat dan hidayah -Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas individu HADIS EKONOMI dengan judul “JUAL BELI BARANG DENGAN KADAR YANG TIDAK SAMA ” tanpa ada halangan apapun.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wahyu Abdul Jabar, M. HI selaku dosen mata kuliah HADIS EKONOMI kami, yang telah membimbing kami sehingga dapat menyelesaikan makalah ini.

Dalam  makalah  ini  kami  sangat  menyadari  bahwa  masih  banyak terdapat kesalahan dan kekurangan  maka dari itu, kami  mengharapkan saran dan  kritik  yang  bersifat  membangun dari  pembaca untuk perbaikan dan penyempurnaan agar  makalah selanjutnya menjadi lebih baik. Untuk itu kami mengucapkan banyak  terima kasih dan semoga makalah ini  bermanfaat  bagi kami dan para  pembaca.



                                                                                                Metro,     -12-2013



                                                                                                            Penyusun





DAFTAR ISI
Halaman Judul................................................................................................ ....... I
Kata Pengantar..................................................................................................... II
Daftar Isi.............................................................................................................. III
BAB I        PENDAHULUAN............................................................................ VI
BAB II       ISI........................................................................................................ 1
A.    Hadis.................................................................................................
B.     Perbedaan Matan Hadis.................................................................
C.    Perbedaan Jalur Sanad..................................................................
D.    Analisis Hadis..................................................................................
BAB V       KESIMPULAN.....................................................................................
A.    Kandungan Hadis............................................................................
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................
DAFTAR TABEL...................................................................................................



BAB I
 PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
Dewasa ini, banyak terjadi transaksi riba yang terjadi dalam kegiatan muamalah masyarakat disekitar kita, padahal sudah banyak keterangan yang menerngkan atau menyebutkan banyak hadis ataun ayat al-qur’an yang menyatakan keharaman melakukan riba.
Seperti penukaran uang dengan uang tetapi dengan jumlah yang berbeda. Menurut ulama Hanafiyah, transaksi seperti itu merupakan riba fadhl, yaitu “tambahan zat harta pada akad jual beli yang diukur dan sejenis”. Dengan kata lain, riba fadhl adalah jual beli yang mengandung unsure riba pada barang sejenis dengan adanya tambahan pada salah satu benda tersebut. Oleh karena itu, jika melaksanakan akad jual beli antra barang yang sejenis tidak boleh dilebihkan salah satunya agar terhindar dari unsure riba. Adapun transaksi dengan cara membeli kontas suatu barang, dari pembeli yang melakukan pembelian terhadap barang kreditan, dan juga pedagang yang membeli barang kreditan dan kemudian menjualnya dengan harga kontan masih kurang jelas dasarnya hukumnya, apakah ada pembolehan ataupun pelarangan.
  Hal ini akan menjadi pembahasan ataupun akan dibuktikan dengan analisis dari hadis yang menjadi tugas individu saya.








BAB II
PEMBAHASAN

A.    Isi Hadis

1.      Hadis No. 2145 (BUKHORI)
 (إذا باع الوكيل شيئا فاسدا فبيعه مردود)

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ هُوَ ابْنُ سَلَّامٍ عَنْ يَحْيَى قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَبْدِ الْغَافِرِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ بِلَالٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَمْرٍ بَرْنِيٍّ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَيْنَ هَذَا قَالَ بِلَالٌ كَانَ عِنْدَنَا تَمْرٌ رَدِيٌّ فَبِعْتُ مِنْهُ صَاعَيْنِ بِصَاعٍ لِنُطْعِمَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ أَوَّهْ أَوَّهْ عَيْنُ الرِّبَا عَيْنُ الرِّبَا لَا تَفْعَلْ وَلَكِنْ إِذَا أَرَدْتَ أَنْ تَشْتَرِيَ فَبِعْ التَّمْرَ بِبَيْعٍ آخَرَ ثُمَّ اشْتَرِهِ.
Artinya:
“Telah menceritakan kepada kami Ishaq telah menceritakan kepada kami Yahya bin Shalih telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah, dia adalah Ibnu Sallam dari Yahya berkata; Aku mendengar 'Uqbah bin 'Abdul Ghofir bahwasanya dia mendengar Abu Sa'id Al Khudriy radliallahu 'anhu berkata: "Bilal datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan membawa kurma Barni (jenis kurma terbaik) maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata, kepadanya: "Dari mana kurma ini?" Bilal menjawab: "Kami memiliki kurma yang jelek lalu kami jual dua sha' kurma tersebut dengan satu sha' kurma yang baik agar kami dapat menghidangkannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Maka saat itu juga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Celaka celaka, ini benar-benar riba. Janganlah kamu lakukan seperti itu. Jika kamu mau membeli kurma maka juallah kurmamu dengan harga tertentu kemudian belilah kurma yang baik ini".
·         Referensi: Abdulllah bin Abdurrahman Abu Bassam, Syarah Hadits PIlihan Bukhori-Muslim, Jakarta: Darul Falah, 2002, Hal: 751
Read more
no image



TUGAS INDIVIDU
MATA KULIAH TAFSIR AYAT EKONOMI

Dosen Pembimbing:
Drs. Tarmizi, M.Ag

Disusun Oleh:
1)    MUHAMMAD FAIX FAUZI
                                           NPM: 1288514

KELAS: E
PRODI: EKONOMI ISLAM
JURUSAN SYARIAH


 








SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
JURAI SIWO METRO
T.A 201
3/2014




1.      Q.S. Al-Qashash (28) : 73
ومن رحمته جعل لكم اليل والنها ر لتسكنوا فيه ولتبتغوامن فضله ولعلكم تشكرون
2.      Q.S. Al-Baqarah (2) : 275
واحل الله البيع وحرم الربوأ
3.      Q.S. An-Nisa (4) : 29
يايها الذين ءامنوا لاتأكلوا أموالكم بينكم بالباطل الا ان تكون تجارة عن تراض منكم
Read more
Senin, 24 Februari 2014
no image

QALBU DALAM TASAWUF
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) JURAI SIWO METRO LAMPUNG







BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

       Qalbu adalah sesuatu yang berkaitan dengan hati atau perasaan yang ada di dalam diri manusia yang tidak akan bisa hilang sampai dia mati. Qalbu terdiri dari dua yaitu hati dalam arti perasaan dan hati dalam arti daging yang ada di dalam rongga dalam manusia.
Hati dalam arti perasaan yaitu sesuatu yang ada di dalam manusia yang melekat dan tidak bisa di bohongi oleh apapun, bibir bisa berbohong tapi perasaan yang tidak bisa berbohong. Jadi perasaan bisa di artikan sesuatu yang tidak bisa dibohongi.
Hati dalam arti daging yaitu salah satu organ yang ada dalam tubuh manusia yang mempunyai fungsi yanitu menetralkan racun-racun yang ada di dalam tubuh tersebut.
            Qalbu dapat dianggap berpadanan dengan ruh, yang memiliki aspek rabbani sebagaimana aspek ciptaan. Qalbu dalam tasawuf digunakan sebagai satu pusat khas yang berbeda dengan pusat-pusat lainnya, lazimnya ia tidak menunjuk yang tertinggi maupun yang terendah, tetapi pada sesudah yang terendah, yakni pusa jiwa. Qalbu adalah tanah genting (barzakh) yang sering disebut dalam al-quran.
            Telah kita saksiakan pula bahwa para sufi, tepatnya yang terkemuka di anatara mereka, adalah para perintis (sabiqun) dan orang-orang yang dekat (muqarrabun). Tidak mustahil yang paling bermakna dan yang paling sering mereka ulang adalah ungkapkan mereka yang memiliki qalbu. Uraian itu ditangguhkan hingga kini karena cukup berharga dan menarik untuk menjadi tema sentral suatu bab.
           




1.2   Rumusan masalah
1.     Pengertian qalbu ?
2.    Dasar hukum
3.    Perbedaan qalbu dengan hati
4.    Tingkatan-tingkatan hati dalam diri manusia

1.3    Tujuan Penulisan
       Makalah ini selain digunakan untuk menyelesaikan tugas akhlak tasawuf  juga memiliki tujuan yang ditunjukan kepada pembaca yaitu :
1.    Menjelaskan mengenai pengertia Qalbu
2.   Menjelaskan dasar hukum
3.    Menjelaskan perbedaan antara qalbu dengan hati
4.    Menjelaskan tingkatan-tingkatan hati dalam diri manusia
Read more
no image




فصل
فى ماهية العلم، والفقه، وفضله
PENGERTIAN ILMU DAN FIQIH SERTA KEUTAMAANNYA
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas kelompok mata pelajaran Ta’limul Muta’alim
Dosen Pembimbing:
 Ahmad Muhlison, S.Pd.I
Disusun Oleh:
1.     MUHAMMAD FAIX FAUZI
2.     SUHADI
Kelas: Al-Imrithi
PONDOK PESANTREN DAARUL ‘ULYA (PPDU)
KOTA METRO
T.A 2013/2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur  kami  panjatkan kehadirat Tuhan Yang  Maha Esa. Yang telah melimpahkan nikmat dan hidayah -Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah TA’LIMUL MUTA’ALIM dengan materi “PENGERTIAN ILMU, FIQIH DAN KEUTAMAANNYA” tanpa ada halangan apapun.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ahmad Muhlison, S.Pd.I selaku dusen mata kuliah TA’LIMUL MUTA’ALIM kami, yang telah membimbing kami sehingga dapat menyelesaikan makalah ini.

Dalam  makalah  ini  kami  sangat  menyadari  bahwa  masih  banyak terdapat kesalahan dan kekurangan  maka dari itu, kami  mengharapkan saran dan  kritik  yang  bersifat  membangun dari  pembaca untuk perbaikan dan penyempurnaan agar  makalah selanjutnya menjadi lebih baik. Untuk itu kami mengucapkan banyak  terima kasih dan semoga makalah ini  bermanfaat  bagi kami dan para  pembaca.
Read more